Pengertian Email Marketing, Strategi dan Cara Penggunaan. Email marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang terbukti efektif untuk menawarkan produk atau jasa kepada konsumen melalui media email. Dalam menjalankan email marketing, perlu ada strategi khusus agar mendapatkan hasil yang optimal.

Salah satu strategi untuk menaikkan penjualan serta meningkatkan brand awareness adalah menggunakan email marketing. Lalu, bagaimana cara menaikkan penjualan dengan email marketing? Pada artikel ini, kami akan memberikan beberapa strategi dan tools email marketing terbaik yang bisa Anda gunakan.

Baca Yuk :



Pengertian Email Marketing, Strategi dan Cara Penggunaan

Pada artikel ini, kami akan membahas mengenai email marketing supaya Anda bisa tidak hanya dapat mengetahui pengertian email marketing saja. Akan ada rangkuman strategi yang dapat diterapkan, hingga pilihan tools yang bisa memudahkan Anda dalam melakukannya.

Keunggulan Email Marketing

Email marketing masih menjadi pilihan terbaik untuk melakukan promosi, bahkan jika dibandingkan dengan sosial media. Menurut survey yang dilakukan oleh mckinsey.com, promosi menggunakan email jauh lebih efektif hingga 40 kali lipat dibandingkan dengan media sosial seperti Facebook, ataupun Twitter.

Selain karena saluran email marketing tidak dapat terpengaruh perubahan algoritma di Google atau media sosial lain, promosi menggunakan email dapat membuat komunikasi Anda dengan pelanggan terasa lebih personal sehingga pelanggan merasa mendapatkan perhatian khusus.

Strategi Email Marketing

Seperti halnya melakukan promosi di saluran lainnya, email marketing membutuhkan strategi khusus supaya promosi yang dilakukan berjalan dengan sukses. Berikut kami rangkum strategi email marketing yang perlu diperhatikan, supaya email marketing yang dikirimkan lebih optimal dan efektif.

  1. Bangun Email List

Untuk dapat membangun email list, pertama, Anda harus mengumpulkan alamat email calon pelanggan. Untuk mengumpulkan alamat email ini, Anda dapat menawarkan konten e-book atau artikel premium.

Calon pelanggan yang tertarik dengan penawaran tersebut, akan mendaftarkan alamat email mereka, dan secara tidak langsung Anda sudah mendapatkan daftar email aktif yang kemudian dapat digunakan untuk email list.

Selain cara di atas, ada beberapa cara lain yang umum digunakan untuk mengumpulkan email calon pelanggan, misalnya dengan mengadakan giveawaysubscribe blog, hingga memberikan voucher diskon.

  1. Lakukan Segmentasi Konsumen

Lakukan pengelompokan audiens atau calon pelanggan Anda ke dalam kategori-kategori tertentu. Misalnya, berdasarkan usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, dan lain sebagainya. Hal ini akan digunakan untuk mengirimkan email berdasarkan segmentasi yang ada.

Dengan mengetahui siapa dan apa yang mereka butuhkan, diharapkan email yang Anda kirimkan akan lebih terfokus sesuai dengan kebutuhan audiens, sehingga pelanggan dapat tertarik menggunakan produk yang Anda tawarkan.

  1. Siapkan Konten Email yang Menarik

Penyajian konten yang menarik penting untuk diperhatikan. Hal ini bertujuan agar audiens yang melihat email tersebut akan tertarik pada produk yang ditawarkan. Konten email yang menarik wajib mengandung kriteria berikut:

  • Email yang Responsif

Saat ini, orang-orang lebih cenderung menggunakan ponsel mereka dalam beraktivitas, termasuk mengecek email. Oleh karena itu, Anda perlu menyesuaikan tampilan email yang optimal bila dibuka melalui ponsel atau smartphone.

  • Buat Subjek Email yang Mengundang Orang Penasaran

Subjek menjadi penentu utama apakah email Anda akan dibuka atau tidak dihiraukan. Subjek yang menarik dan membuat orang penasaran, akan lebih berpeluang untuk dibuka. Semakin banyak email yang dibuka, maka akan semakin tinggi open rate email marketing Anda.

  • Sampaikan Tujuan Email yang Jelas

Isi email marketing harus jelas dan tidak terlalu bertele-tele. Selain itu, Anda juga dapat menambahkan gambar supaya tidak terasa membosankan. Terakhir, pastikan produk yang ditawarkan adalah produk yang dibutuhkan oleh audiens.

  • Sertakan Tombol Call-to-Action (CTA)

Tombol CTA atau call-to-action akan memudahkan audiens untuk mengetahui langkah selanjutnya, jika mereka tertarik dengan produk yang Anda tawarkan.

  1. Jangan Sampai Email Terdeteksi Sebagai Spam

Perhatikan isi konten sebelum akhirnya dikirimkan ke email list pelanggan. Pastikan Anda menghindari isi konten yang berbau spam.

  1. Pelihara Komunikasi dengan Konsumen

Buat konten yang bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Anda dapat membuat konten yang bersifat informatif mengenai produk atau layanan baru, ucapan ulang tahun yang disertakan diskon khusus untuk produk tertentu, dan masih banyak lagi.

  1. Gunakan Tools Email Marketing

Dengan menggunakan bantuan tools ini, pengiriman dan pengelolaan email akan lebih mudah dilakukan, sehingga Anda tidak perlu mengirimkan manual satu per satu.

  1. Perhatikan Waktu Terbaik Pengiriman Email

Waktu pengiriman email sangat berpengaruh dalam menentukan apakah email akan dibaca atau tidak oleh pelanggan. Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah hindari pengiriman email di jam sibuk.

Sebagai contoh, Anda dapat mengirimkan email di weekdays pada pagi hari, sebelum orang-orang memulai aktivitas, atau siang hari, pada jam istirahat makan siang.

  1. Lakukan Evaluasi Strategi Email Marketing Yang Telah Berjalan

Dengan melakukan evaluasi, Anda dapat menemukan cara promosi yang paling efektif digunakan, sesuai dengan tipe pelanggan Anda. Beberapa hal yang perlu dievaluasi mengenai email marketing antara lain tentang, open ratebounce rateclick-through-rate, serta unsubscribe rate.

  1. Amati Tiru dan Modifikasi

Anda bisa juga menggunakan cara promosi email marketing kompetitor, yang dirasa menarik, atau cocok digunakan pada tipe pelanggan yang Anda miliki. Caranya dapat dimulai dengan mengamati pola pengiriman dan isi konten yang dikirimkan.

Setelah proses pengamatan. Anda dapat mengikuti pola atau konten yang sama dengan melakukan modifikasi terlebih dahulu agar lebih sesuai dengan pasar Anda. Simak artikel berikut ini untuk mengetahui berbagai contoh email marketing yang menarik.




Aturan Umum

Dalam menjalankan email marketing, ada beberapa aturan umum yang perlu diperhatikan. Beberapa aturan umum ini banyak diadopsi oleh email marketer lain, diantaranya sebagai berikut:

  1. Subscriber

Pastikan Anda mengirim email pada pengikut atau subscriber bisnis Anda. Daftar email ini bisa didapatkan dari hasil opt-in dan orang yang mendaftar secara sukarela, bukan dari daftar alamat email yang tidak jelas sumbernya.

  1. Terdapat pilihan Unsubscribe

Walaupun email yang dikirimkan sudah sesuai dengan sumber yang tertarget, pastikan Anda memberikan opsi untuk melakukan unsubscribe. Hal ini agar apabila audiens email marketing Anda ingin berhenti berlangganan, ada opsi yang bisa mereka ambil, tanpa perlu menandai email yang dikirimkan sebagai email spam.

Perlu diperhatikan bahwa pelaporan email sebagai email spam ini tentu akan berdampak sangat fatal pada aktivitas email marketing Anda. Oleh karena itu, pastikan untuk menyertakan link unsubscribe yang dapat diakses dengan mudah.

  1. Tema Email Marketing

Pastikan untuk merancang tema email marketing yang akan dikirimkan dengan jelas. Tujuannya, supaya audiens yang membaca akan lebih tertarik dan setia dengan konten yang dikirimkan.

Menghindari Email Terdeteksi Sebagai Spam

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Anda harus menghindari potensi pelaporan email marketing yang dikirimkan sebagai spam. Dampak paling buruk dari pelaporan email spam ini adalah akun email Anda akan tersuspend, atau tidak dapat mengirim email keluar.

Email marketing pasti berkaitan erat dengan spam. Untuk memahaminya, berikut beberapa penyebab email ditandai sebagai spam:

  1. Tidak Memiliki Izin dari Penerima Email 
  2. Konten Email terjaring Filter Spam
  3. Tidak ada Link Berhenti Berlangganan
  4. Belum Mengatur Autentikasi Email Otomatis
  5. Penerima Menandai Email Sebagai Email Spam

Untuk lebih mengenal dan memperdalam pengetahuan Anda mengenai spam dan cara mengatasinya, Anda dapat menyimak artikel kami tentang  Apa itu Spam? Pengertian, contoh dan cara mengatasinya.

Tools Email Marketing

Terdapat banyak pilihan tools email marketing yang dapat digunakan. Masing-masing tools menawarkan kelebihan dan fitur terbaiknya. Banyaknya pilihan tools ini mungkin akan membuat Anda bingung dalam menentukan mana

Untuk memudahkan Anda dalam memilih tools email marketing, berikut ini 3 rekomendasi tools email marketing yang bisa Anda gunakan.

  1. MailChimp

MailChimp merupakan platform email marketing berbasis web yang dapat digunakan secara gratis. Bag para pemula yang ingin memanfaatkan email marketing sebagai media promosi, MailChimp dapat menjadi salah satu pilihan paling sesuai.

Anda tidak perlu mendownload atau menginstall layanan MailChimp ini, karena semuanya bisa dilakukan langsung dari halaman website MailChimp.

MailChimp menyediakan berbagai fitur email marketing, seperti template desain email, otomatisasi pengiriman email, hingga fitur smart recommendation yang dapat digunakan untuk mengenali pola perilaku audiens sehingga email yang Anda kirimkan dapat lebih sesuai dengan target konsumen yang ada.

Bagi Anda pengguna CMS WordPress, Anda dapat memanfaatkan tools MailChimp dengan melakukan instalasi plugin pada website Anda.

  1. Benchmark Email

Satu lagi pilihan tools email marketing yang dapat digunakan secara gratis, yaitu Benchmark Email. Benchmark Email cocok digunakan untuk membuat email marketing dengan desain yang menonjol. Dengan menggunakan platform ini, Anda dapat mengedit gambar secara langsung tanpa perlu tambahan aplikasi lainnya.

Selain itu, Benchmark Email memungkinkan Anda menuangkan skill html untuk membuat email yang lebih kompleks dan menarik.

  1. Omnisend

Omnisend menjadi pilihan tool email marketing terakhir yang dapat digunakan. Layanan ini adalah salah satu tool email marketing terbaik yang menawarkan fitur pengiriman email secara otomatis.

Tool ini juga menawarkan berbagai fitur lain yang sangat menarik, seperti fitur SMS dan pemberitahuan yang bisa diintegrasikan dengan Google Ads, Facebook Ads, WhatsApp hingga Instagram.

Ketiga rekomendasi tools email marketing tersebut bisa Anda gunakan secara gratis. Bila Anda membutuhkan fitur atau fasilitas yang lebih kompleks, Anda dapat menggunakan tools email marketing yang sangat direkomendasikan, yaitu DirectMail.

DirectMail

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, DirectMail adalah layanan email dengan harga miring yang cocok digunakan untuk keperluan email marketing hingga pengiriman email dalam jumlah besar.

DirectMail dapat menjadi solusi pengiriman email bagi Anda yang yang memiliki kebutuhan pengiriman email dalam jumlah besar, tanpa khawatir email akan terdeteksi sebagai email spam.

Selain cocok digunakan sebagai tool email marketing, DirectMail juga cocok digunakan sebagai tools yang membantu dalam pengiriman email notifikasi, invoice hingga konfirmasi pendaftaran sistem.

DirectMail mensupport pengiriman email mulai dari 50000 hingga 5 juta email. Sangat besar, kan? Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk DirectMail, silakan akses link berikut ini DirectMail Solusi pengiriman email dalam jumlah besar.

Kesimpulan

Email marketing adalah salah satu strategi pemasaran yang efektif dalam menawarkan produk atau jasa kepada audiens atau calon konsumen. Email marketing jauh lebih efektif, jika dibandingkan dengan media sosial, dalam membangun kedekatan dengan pelanggan.

Pengertian Email Marketing, Strategi dan Cara Penggunaan

Sumber : https://blog.rumahweb.com/email-marketing-adalah/

Baca Yuk :