Instagram Uji Coba Kecerdasan Buatan untuk Verifikasi Usia Pengguna Melalui Video Selfie, Instagram mengumumkan sedang menguji coba cara baru untuk melakukan verifikasi umur para penggunanya. Untuk saat ini, uji coba ini baru dilakukan bagi pengguna di Amerika Serikat.

Dikutip dari GSM Arena, Sabtu (25/6/2022), cara pertama yang tengah diuji coba Instagram adalah melalui video selfie. Sesuai namanya, pengguna akan diminta mengambil video diri untuk melakukan konfirmasi usia.


Instagram Uji Coba Kecerdasan Buatan untuk Verifikasi Usia Pengguna Melalui Video Selfie

Video tersebut lantas dianalisis oleh perusahaan rekanan Meta, yakni Yoti yang ahli di bidang pengenalan usia. Dari situ, Yoti akan memperkirakan usia pengguna berdasarkan tampilan wajah yang dikirimkan.

Setelah video tersebut diambil, Meta memastikan akan langsung menghapusnya dan hasil dapat langsung diketahui dalam waktu sekitar 20 menit. Cara ini memang terbilang memudahkan, mengingat verifikasi dengan kartu identitas kadang membutuhkan waktu hingga dua hari.

Cara lain yang tengah diuji coba juga adalah jaminan sosial. Lewat cara ini, pengguna Instagram akan mengajukan tiga orang follower yang bisa mengonfirmasi usia dia sebenarnya.

Baca Juga :   Tips Cara Melacak HP Hilang Menggunakan Email Google, Google Map, Whatsapp, Nomor IMEI Walaupun dalam Keadaan Mati

Syarat seseorang penjamin adalah berusia di atas 18 tahun dan tidak sedang melakukan penjaminan ke orang lain di saat yang sama. Para penjamin juga perlu menanggapi permintaan ini dalam waktu tiga hari.

Sebagai informasi, alasan Instagram melakukan verifikasi umur dilakukan karena dua alasan. Pertama, pengguna memang diwajibkan telah berusia 13 tahun ke atas, dan bahkan di beberapa negara minimal pengguna harus berusia lebih tua untuk bisa memiliki akun di aplikasi Instagram.

Selain itu, perusahaan juga bisa menghadirkan pengalaman yang lebih baik pengguna. Sebagai contoh, pengguna dengan usia antara 13 hingga 17 tahun akan diatur privat secara bawaan dan kontak dengan orang dewasa yang tidak dikenal akan dibatasi.

Instagram menguji coba metode baru untuk memverifikasi usia pengguna. Salah satunya, menggunakan kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI).

Selama ini, Instagram hanya meminta verifikasi usia saat pengguna remaja mencoba mengedit tanggal lahir. Verifikasi ini dilakukan untuk menunjukkan bahwa mereka berusia 18 tahun ke atas.

Dalam melakukan verifikasi itu, pengguna dapat mengirimkan gambar berbagai kartu identitas. “Mulai saat ini, pengguna di Amerika Serikat (AS) akan memiliki dua opsi tambahan verifikasi, yakni vouching sosial dan estimasi menggunakan AI,” demikian dikutip dari The Verge, Kamis (23/6).

Baca Juga :   Pengertian Artificial Intelligence (AI), Sejarah, Kegunaan, Contoh Penerapan dan Tips Menggunakan AI yang Aman

Pada metode social vouching, Instagram akan meminta tiga pengikut bersama pengguna untuk mengonfirmasi berapa usia mereka. Pengikut harus berusia di atas 18 tahun dan memiliki waktu tiga hari untuk menanggapi permintaan Instagram.

Sedangkan metode estimasi AI, Instagram melibatkan perusahaan pihak ketiga, Yoti. Teknologi AI dari Yoti akan memperkirakan usia seseorang menggunakan video.

Yoti adalah perusahaan verifikasi identitas. Teknologinya telah disetujui untuk digunakan oleh pemerintah Inggris dan regulator digital Jerman untuk verifikasi berbagai sinyal wajah dan memperkirakan usia target.

Lembaga non-profit pihak ketiga menyebutkan bahwa analisis sistem dari Yoti 98,89% dapat diandalkan dalam menebak usia seseorang. Artinya, setiap 1.000 tebakan yang dibuat sistem, terdapat antara 0 dan 11 kesalahan.

Instagram memang gencar membatasi akses anak-anak dan remaja. Ini dilakukan setelah perusahaan media sosial itu dikritik oleh pakar privasi dan keselamatan anak.

Uni Eropa bahkan menyelidiki Instagram atas dua dugaan penggunaan data pengguna di bawah 18 tahun pada 2020. Investigasi ini dilakukan oleh Komisi Perlindungan Data atau Data Protection Commission (DPC) di Irlandia.

Baca Juga :   UI/UX Design : Tips Convert Figma ke HTML dan CSS

Untuk beralih, pengguna harus menambahkan nomor telepon atau alamat email, yang kemudian dapat diakses publik. Sedangkan tidak ada batasan tentang siapa yang dapat mengubah profilnya.

“Banyak anak mengetahui bahwa mereka dapat ‘mengklaim’ untuk memiliki bisnis, sehingga mereka dapat menambahkan tombol kontak ke halaman profil,” tulis Stier.

Instagram Uji Coba Kecerdasan Buatan untuk Verifikasi Usia Pengguna Melalui Video Selfie

Referensi:

  • Instagram Uji Coba Kecerdasan Buatan untuk Verifikasi Usia Pengguna, katadata.co.id
  • Instagram Uji Coba Verifikasi Umur Pengguna Lewat Video Selfie, liputan6.com
  • Instagram is testing new ways for teens to verify they’re 18 years old, including video selfies, cnbc.com