UI/UX Design : Tips Convert Figma ke HTML dan CSS. Convert file figma ke HTML bisa mempermudah kamu mendesain situs web atau halaman tanpa harus membangun semuanya dari awal. Proses ini juga membuatmu menghasilkan kode yang rapi dan terstruktur.

Secara efisien mengonversi layout Figma menjadi halaman web responsif (HTML atau Tailwind) atau aplikasi seluler (Flutter atau SwiftUI) dengan tetap mempertahankan integritas desain asli Anda. Pendekatan inovatif kami mengoptimalkan dan menyelaraskan tata letak secara otomatis selama proses konversi, tanpa mengubah proyek Anda, merampingkan alur kerja Anda.


Figma merupakan aplikasi berbasis web untuk mendesign User Interface (UI) dan User Experience (UX) yang dapat digunakan untuk membuat kerangka atau prototype untuk tampilan website, aplikasi, serta berbagai macam komponen untuk landasan yang membutuhkan pembuatan UI/UX.

UI/UX Design : Tips Convert Figma ke HTML dan CSS

Jika kamu sering melihat atau mencari referensi di Dribbble, Behance, dan sejenisnya, kamu pasti akan sering menemukan prototype yang sudah jadi, misalnya design landing page, aplikasi, atau komponen lainnya. Kebanyakan dari mereka memakai Figma.

Figma adalah sebuah platform desain kolaboratif yang memungkinkan tim untuk bekerja bersama-sama secara online dalam pembuatan desain, prototyping, dan pengembangan produk. Aplikasi Figma dapat diakses melalui peramban web tanpa perlu mengunduh atau menginstal perangkat lunak khusus. Berikut adalah beberapa fitur utama dan fungsi dari aplikasi Figma:

  1. Desain Berbasis Cloud: Figma dirancang untuk bekerja secara cloud-based, yang berarti desain dan proyek Anda disimpan secara online. Ini memungkinkan kolaborasi tim secara real-time dan memudahkan akses dari berbagai perangkat.
  2. Prototyping: Figma memungkinkan Anda membuat prototipe interaktif untuk menguji pengalaman pengguna. Anda dapat membuat tautan antar halaman, menambahkan animasi, dan menguji respons interaktif langsung dalam lingkungan Figma.
  3. Komponen dan Styles: Figma mendukung penggunaan komponen dan gaya (styles) yang dapat digunakan kembali. Ini membantu memastikan konsistensi desain di seluruh proyek dan mempercepat proses desain.
  4. Kolaborasi Real-time: Anggota tim dapat bekerja bersama-sama secara real-time pada proyek yang sama. Figma memungkinkan pengguna melihat perubahan yang dilakukan oleh orang lain saat itu juga dan menyediakan fitur komentar untuk memberikan umpan balik.
  5. Versi dan Riwayat Desain: Figma menyimpan versi dan riwayat desain sehingga Anda dapat melihat evolusi proyek dari waktu ke waktu. Ini memudahkan untuk melacak perubahan, mengembalikan ke versi sebelumnya, atau menggabungkan perubahan dari beberapa kontributor.
  6. Integrasi dengan Alat Desain Lainnya: Figma dapat diintegrasikan dengan berbagai alat desain dan pengembangan lainnya, seperti Slack, Jira, Zeplin, dan banyak lagi.
  7. Ketahanan Skala: Figma mendukung proyek desain dari skala kecil hingga besar. Ini cocok untuk berbagai jenis tim, dari tim desain kecil hingga perusahaan besar.
  8. Plugin: Figma mendukung plugin yang memungkinkan pengguna menyesuaikan dan memperluas fungsionalitas platform sesuai kebutuhan mereka.
Baca Juga :   Tips Cara Download Video Instagram buat Disimpan di Galeri HP

Anda dapat mengakses Figma melalui situs web resmi mereka di https://www.figma.com/ atau mengunduh aplikasi desktopnya jika Anda lebih suka bekerja secara offline.

Mengubah desain langsung dari Figma ke HTML memberikan banyak manfaat, salah satunya kamu bisa membuat prototipe berbasis web dengan cepat. Semua akan berjalan lancar kalau kamu paham cara convert figma ke HTML.

Beralih langsung dari Figma ke HTML memberikan kemudahan dan efisiensi dalam mengubah desain menjadi situs web fungsional. Yuk cari tahu caranya!

UI/UX Design : Tips Convert Figma ke HTML dan CSS

Manfaat Plugin Figma to HTML

Keuntungan menggunakan plugin Figma ke HTML tidak hanya sebatas untuk mengonversi. Manfaat lain kamu bisa mengubah tata letak grafis menjadi prototipe berfungsi tanpa kehilangan ide, desain, warna, tipografi, dan konten.

Berikut adalah beberapa alasan dan keuntungan penting lainnya dalam menggunakan plugin ini:

1. Menghilangkan Kesalahan Konversi Manual

Plugin hadir sebagai solusi praktis yang membantu mengatasi kesalahan yang sering terjadi selama konversi manual.

2. Mengatur Tata Letak HTML Berkualitas

Plugin untuk migrasi ke HTML menyediakan tata letak HTML berkualitas tinggi. Sistem tata letak ini sudah mengikuti praktek terbaik pengembangan web dan mematuhi standar terkini.

3. Meningkatkan Produktivitas Tim

Bekerja dengan bantuan komputer tentu memudahkanmu dalam menyelesaikan tugas pekerjaan. Begitu juga dengan tools atau alat berupa plugin yang membantu menyederhanakan proses convert Figma to HTML CSS.

Konversi menjadi lebih mudah sehingga produktivitas kerja pun meningkat. Nah, pastikan kamu pakai plugin ini nanti ya!

4. Keuntungan dalam Pemasaran

File Figma yang menjadi HTML berarti kamu bisa langsung mengujinya sendiri. Hal ini memungkinkan pengguna membuat halaman Call to Action (CTA) dan menguji kampanye pemasaran dalam waktu singkat.

5. Efisiensi Sumber Daya

Hadirnya plugin yang membantu proses konversi tentu saja akan menghemat waktu, uang, dan tenaga kita. Alhasil, bisa mencegah pemborosan sumber daya pada Figma karena proses konversi berlangsung satu arah.

6. Fokus pada Project yang Lebih Kompleks

Kini, cara convert Figma ke HTML bukan lagi jadi masalah besar. Dengan plugin, kamu bisa menyelesaikannya dalam waktu cepat. Dengan kata lain, hal ini memberikan waktu tambahan untuk fokus dan menyelesaikan proyek yang lebih kompleks.

7. Monetisasi Ide Cepat dan Efisien

Siapa yang sering menggambar desain di Figma dan ingin segera mewujudkannya dalam bentuk website? Kadang kala kesulitan konversi bisa membuat projectmu terhambat.

Baca Juga :   Pengertian Artificial Intelligence (AI), Sejarah, Kegunaan, Contoh Penerapan dan Tips Menggunakan AI yang Aman

Berbeda cerita kalau sudah ada plugin. Dengan beberapa langkah saja, kamu sudah bisa mewujudkan ide dan memonetisasinya!

Banyak tools atau plugin yang mentransfer proyek Figma ke situs web. Pembuat situs web mampu membangun proyek yang lebih kompleks dan menciptakan pengalaman pengguna dengan fitur modern dan elemen penting.

Plugin Figma ini bukan hanya cara slicing Figma ke HTML, tapi juga tentang meningkatkan produktivitas, meminimalkan kesalahan, dan memperluas proyek.

Namun, penting untuk mempertimbangkan juga potensi kesalahan yang mungkin muncul.

UI/UX Design : Tips Convert Figma ke HTML dan CSS

Kesalahan Saat Mengconvert Figma ke HTML

Kekurangan dan masalah mungkin timbul saat menggunakan alat Figma ke HTML. Kesalahan ini terbagi menjadi dua, yaitu dari sisi pembuat situs web dan dari terkait alat konversi itu sendiri. Mari kita bahas keduanya:

1. Keterbatasan dalam Pemilihan Vendor

Beberapa pembuat situs web bisa membatasi kebebasanmu untuk beralih ke platform lain. Pembuat situs memaksa untuk terus menggunakan satu vendor dan terikat pada tools yang tersedia.

2. Struktur HTML yang Rentan terhadap Kesalahan

Kamu mungkin mendapati struktur HTML yang rentan terhadap kesalahan dan kekurangan. Alasannya bisa karena beberapa situs web tidak selalu rutin update.

3. Tantangan dalam Mengelola Situs Web

Bisa jadi kamu akan kesulitan dalam menangani situs web baru, terutama karena setiap lingkungan baru memiliki kurva pembelajaran berbeda. Apalagi saat mencoba memanfaatkannya sebaik mungkin.

Meskipun proses ini menyediakan cara yang mudah untuk mempublikasikan proyek secara online, kamu tetap perlu memperhatikan keterbatasan dan potensi masalahnya. Konversi file Figma ke HTML mudah asalkan kamu paham semua hal-hal pentingnya.

UI/UX Design : Tips Convert Figma ke HTML dan CSS

Bisakah Mengconvert Figma ke HTML?

Apakah mungkin untuk mengkonversi desain Figma ke HTML? Tentu, kamu punya kemampuan untuk mengubah desain Figma menjadi HTML, CSS, dan kode JavaScript.

Proses ini dikenal sebagai “menerjemahkan desain menjadi kode” atau “mengkodekan desain.” Ada beberapa cara convert Figma ke HTML yaitu pengkodean manual dan menggunakan plugin:

  • Pengkodean Manual

Ini adalah metode yang sering digunakan dan dapat diandalkan. Pengembang web menggunakan desain di Figma sebagai panduan untuk membuat kode HTML, CSS, dan JavaScript secara manual.

Pendekatan ini menjamin pembuatan kode yang berkualitas tinggi dan optimal. Sepenuhnya bisa kamu kontrol.

  • Menggunakan Plugin Figma

Ada plugin yang bisa mengubah desain Figma secara langsung menjadi HTML/CSS. Metode ini menjadi alternatif yang lebih cepat. Tapi perlu kamu perhatikan bahwa kualitas dan kebersihan kode mungkin bervariasi tergantung pada alat yang digunakan.

Baca Juga :   Tips Aplikasi Discord buat Obrolan Komunitas, Menggunakan Suara, Teks, Video, Secara Real Time

Kedua metode ini fleksibel, bisa kamu pilih sesuai kebutuhan dan tingkat keterampilan. Pengkodean manual memberikan kontrol penuh atas hasil akhir sedangkan penggunaan plugin dapat mempercepat prosesnya.

Kamu punya dua opsi mudah untuk mendapatkan kode HTML dan CSS dari desain Figma. Berikut dua cara mengonversi Figma menjadi HTML:

1. Ekspor Paket Kode HTML Langsung dari Mode Pengembang Figma

Tahapan cara export figma ke html yang perlu kamu ikuti antara lain sebagai berikut.

  • Aktifkan Mode Pengembang di Figma. Caranya buka panel Inspect dan klik tombol Mode Pengembang.
  • Jalankan Plugin untuk Mode Dev. Kalau tidak terlihat, cari atau sematkan plugin tersebut di panel agar mempermudah aksesnya.
  • Pilih Komponen, Lapisan, atau Bingkai Figma. Tujuannya untuk mendapatkan kode HTML secara real-time. Kode ini dapat disalin dari panel, dibuka di CodeSandbox, atau diunduh sebagai paket kode.

Cara pertama ini cukup mudah kan? Bisa kamu coba dengan beberapa langkah saja!

2. Dapatkan Kode HTML dengan Aplikasi Web

Untuk cara kedua, langkah-langkah yang bisa kamu ikuti yaitu sebagai berikut:

  • Jalankan Plugin dalam Mode Edit Figma. Caranya buka proyek Figma dalam Mode Edit dan jalankan plugin terkait.
  • Sinkronkan Proyek Figma dengan Aplikasi Web. Untuk membuka proyek Figma di aplikasi web, kamu perlu menyinkronkannya.
  • Pilih Opsi Ekspor Kode. Klik “Ekspor Kode” dan pilih “Proyek Penuh”. Unduh file ZIP yang berisi paket kode proyek.
  • File ZIP tersebut berisi file HTML, CSS, gambar, dan font yang diperlukan. Website secara otomatis menghasilkan file ini. Kamu bisa melihatnya di browser atau membukanya dalam editor teks untuk melihat struktur HTML dan CSS.

Itu dia cara convert Figma ke HTML. Dengan plugin dari website tersebut, kamu mudah mendapatkan kode HTML yang siap produksi untuk desain Figma, baik untuk individu maupun proyek keseluruhan. Prosesnya lebih mudah dan efisien.

UI/UX Design : Tips Convert Figma ke HTML dan CSS

Sumber :