Mengenal MIDI (Musical Instrument Digital Interface), standar untuk menghubungkan komputer dengan instrumen musik elektronik dan pemrosesan efek khusus.

Mengenal MIDI (Musical Instrument Digital Interface)

Baca Yuk :

Definisi Midi

MIDI adalah bahasa yang digunakan instrumen musik elektrik, pengendali, komputer, dan peranti sejenis untuk berkomunikasi. MIDI distandarisasi pada tahun 1983 oleh gabungan dari representasi industri music, dan di kelola oleh MIDI Manufacturers Association (MMA). Format suara instrumen ini di perkenalkan pada tahun 1983 oleh perusahaan musik elektrik seperti Roland, Yamaha dan Korg.

Format MIDI bersifat sangat kompak dengan ukurannya yang kecil, suara yang dihasilkan oleh MIDI dengan dukungan sound card yang memilik synthesizer (penghasilsuara elektrik) sangatlah mirip dengan organ elektrik yang bisa memainkan berbagai alatmusik.

MIDI atau kependekan dari Musical Instrument Digital Interface adalah sebuah teknik standar yang mendiskripsikan protocol komunikasi, digital interface, dan konektor elektrik yang menghubungkan banyak macam dari instrument musik elektrik. (Swift, 1997)

Data pada MIDI dapat di transfer melalui kabel MIDI, atau di rekam melalui perangkat perekam untuk di edit atau dimainkan ulang. (Huber, 1991).

MIDI menangkap event notasi dan perubahan atribut dan aksen nada, mengkodekannya menjadi pesan digital, dan mengirimkan kode tersebut sebagai pesan ke peranti lain untuk mengatur suara yang dihasilkan beserta parameternya.

Data jenis ini dapat direkam dengan squencer, seperti Cubase, Fruity Loops, atau Cakewalk. MIDI membawa pesan event musikal yang terdiri dari notasi, pitch and velocity (tekanan), sinyal pengendali seperti volume, vibrato, audio panning dan cues, juga clock signals yang diatur mensinkronkan tempo antara berbagai peranti musik.

Satu berkas MIDI dapat memuat enam belas channel informasi musik yang masing-masing dapat di arahkan ke peranti yang berbeda. Dari enam belas channel tersebut, channel sepuluh khusus dipergunakan untuk perkusi.

MIDI file bukanlah perekam audio, namun itu adalah sebuah instruksi, sebagai contoh untuk nada atau tempo, dan bisa menggunakan memori yang jauh lebih sedikit pada media penyimpanan dibandingkan dengan rekaman audio secara langsungIni membuat file MIDI sebagai sebuah cara yang menarik untuk menyebarkan atau membagikan music, sebelum adanya kedatangan dari broadband internet access dan perangkat keras yang dapat menyimpan hingga ber giga-giga data. File MIDI yang berlisensi bisa cukup mudah ditemukan pada toko di sekitar Eropa dan Jepang pada tahun 1990.  (Crawford, 1996).

Semua standar resmi MIDI dikembangkan secara bersamaan dan di publikasikan oleh MMA di Los Angeles, dan oleh komite MMA dari Association of Musical Electronics Industry (AMEI) di Tokyo. Pada tahun 2016, MMA menciptakan MIDI Association (TMA) untuk mendukung komunitas global yang bekerja, bermain, ataupun menciptakan menggunakan MIDI. (Rovito, 2016).

Sejarah MIDI

Sejarah MIDI diawali Tahun 1870, Electromechanical Piano. Electromechanical Piano di ciptakan oleh Hipps, seorang director sebuah perusahaan telegraph dari Swiss.

  • Tahun 1906,Thadeus Ca hill menemukan Tell harmonium, sebuah music instrument yang sound-ya dihasilkan lewat sebuah dynamo.
  • Tahun 1920, pertama kali di ciptakan Alat musik berbasiskan tabung hampa (tube vacuum)oleh Leon Theremin yang berasal dari Russia.
  • Tahun 1930, Hammond Organ diciptakan pertama kali oleh Laurent Hammond, sejak pertama di perkenalkan, langsung mendapatkan sambutan yang luar biasa. Mulai th. 1935 music instrument ini diproduksi massal (mass product). Cara kerja instrument ini berdasarkan 91 kipas generator electro magnetic, sehingga menghasilkan sound yang khas.
  • Dasar-dasar Digital Recording MIDI yang berkembang hingga saat ini, adalah mengambil dari concept cara kerja instruments Vocoder, yang diciptakan oleh Homer Dudley berasal dari America Tahun 1940.
  • Dan pada tahun 1952 ditemukan Synthesizer oleh Harry Olson dan Belar dari RCA Studio America Serikat.Cara kerjanya seperti computer yang berdasarkan kode biner (binary code). Ini merupakan awal kearah MIDI, musik digital.
  • Tahun 1960  Moog. Prof. Robert Moog yang telah menciptakan instrument ini, dan berhasil sukses dalam penjualannya. Principe kerja Moog Synthesizer ini berdasarkan component transistor secara manual. Moog ini menjadi cikal bakal terlahirnya keyboard-keyboard dan synthesizer-synthesizer modern.
  • Tahun 1963 melotron. Memasuki awal th. 60-an, cara kerja instrument electric mulai banyak yang bergeser dengan memanfaatkan IC (Integrated Circuit) dan Melotron adalah salah satu yang berhasil mengembangkanya. Cara kerja nya, IC (Integrated Circuit) sebagai perekam (Recorder)sound atau di sebut dengan technique sampling sebagai sound generator-nya. Tehnik ini akhirnya diadopsi oleh synthesizer-synthesizer modern generasiberikutnya.
  • Tahun 1970, Keyboard and Synthesizer. Mulai pada tahun ini Japan menguasai pasar music dunia dengan merk-merk andalan seperti Roland, Kawai, Korg, Yamaha. Yang di tonjolkan oleh product-product ini adalah simple dan gampang di operasikan.
  • Tahun 1971, Electone. Produsen instrimen Yamaha membuat Electone (Electronic Tone). Di buat dengan concept One Player Hand. Secara physic instruments ini mirip seperti Organ, namun di lengkapi dengan fitur Sound Banks, rhythm section, dimana irama atau beat-beat tertentu sudah ter-program secara built-in.
  • Tahun 1980, Portasound. Yamaha kembali membuat kejutan dengan merilis Porta sound seri PSR 10. Alat ini bentuknya lebih sederhana dibandingkan dengan Electone,namun memiliki fitur-fitur layaknya synthesizer professional. Pada era ini pengguna Keyboard Synthesizer mulai bergeser pada instrument jenis ini.
  • Tahun 1982, MIDI .Pada Tahun ini di temukannya MIDI (Musical Instrument Digital Interface) atau Bahasa antar instruments. Pada awalnya para produsen memiliki standard pem-program-an sendiri-sendiri, sehingga masih ada kendala apabila ingin menghubungkan dua instrument musik dari produsen yang berbeda.
  • Pada tahun berikutnya beberapa perusahaan seperti Korg, Roland, Sequential, Yamaha, Kawai, Oberheim, bersepakat untuk membuat standard MIDI, agar setiap instrument dapat di hubungkan secara MIDI dan masing-masing dapat memahami instruction-nya.Lalu standard ini di ikuti sebagian besar produsen instruments music di seluruh dunia.
  • Tahun 1983, DX7. Synthesizer DX7 buatan Yamaha adalah yang mengawali suksesnya dalam menerapkan standard midi disertai fitur yang memungkinkan sebuah Synthesizer dapat di hubungkan dengan PC (Personal Computer).

Saat ini, bahasa MIDI terus berkembang di dunia musik digital, tak luput pula didalam dunia recording. Dengan berbasis teknologi MIDI, berbagai instrumen musik asli ( misal drum, grand piano, guitar, biola, perkusi, dll) diolah sedemikian rupa menjadi sebuah software yang dapat dimainkan dan direkam.

source: midikeyboardz.wordpress.com, supermusic.id

Baca Yuk :